Manajemen Program Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien II Pekalongan

Authors

  • Abidatul Karimah UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Ahmad Ta’rifin UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Cita Eka 'Ainiyyah Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Sabrina Salsabila Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Afiq Izzat Nan Arif Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.61456/tjiec.v4i2.180

Keywords:

Manajemen, Santri, Al-Qur’an, Hidayatul Mubtadiien

Abstract

Abstrak. Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien II merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang menerapkan program Tahfidz Al-Qur'an di wilayah Kampir Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Perintah untuk memelihara dan merawat kitab suci Al-Qur’an itu dapat melalui 2 cara yaitu dengan membaca dan menghafal. Sebagai umat Islam sudah seharusnya kita bertanggung jawab akan hal ini, akan tetapi hanya beberapa orang yang diberikan kemampuan oleh Allah dalam menghafalkan Al-Qur’an. Pondok Pesantren ini memiliki tujuan dalam membentuk para santri memiliki pribadi yang mencintai Al-Qur’an dan mampu mengamalkannnya dalam kehidupan sehari-hari untuk dirinya sendiri dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar. Dalam hal ini tentunya memiliki cara atau langkah dalam mengelola pondok pesantren dalam mencapai tujuan atau visi misi pondok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami strategi pengelolaan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien II dalam mengelola sistem pembelajaran, pengorganisasian, serta untuk mengetahui penerapan program Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren dan kesulitan yang dialami oleh santri dalam proses menghafalkan Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui jenis penelitian kualitatif-deskriptif dengan mengumpulkan data-data deskriptif yang relevan dengan tema. Hasil penelitian bahwa pondok pesantren Hidayatul mubtadiien selain memiliki manajemen pembelajaran yang diutamakan, juga mempunyai upaya tersendiri dalam memberikan pengajaran kepada para santri khususnya untuk mengelola keuangan, misalnya dalam bidang kewirausahaan
Kata Kunci: Manajemen, Santri, Al-Qur’an, Hidayatul Mubtadiien

Downloads

Published

2024-07-14