Sosialisasi Donor Darah dalam Mendorong Kebiasaan Hidup Sehat di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.61456/jurnalsigma.v2i2.243Keywords:
Donor darah, hidup sehatAbstract
Donor darah adalah aktivitas sukarela yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan, baik bagi pendonor maupun penerima. Namun, terdapat kesenjangan dalam evaluasi efektivitas sosialisasi donor darah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sosialisasi donor darah dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat melalui pendekatan campuran (mix method), yang menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Wawancara dilakukan untuk memahami motivasi dan pengalaman pendonor muda, sementara observasi mengevaluasi efektivitas media kampanye di lingkungan pendidikan. Studi literatur melengkapi informasi mengenai kebutuhan darah nasional dan dampak kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cetak dan digital yang komunikatif dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. Wawancara mengungkapkan bahwa media sosial memotivasi pendonor untuk berpartisipasi, sementara observasi menunjukkan bahwa suasana nyaman dan penyampaian informasi yang ramah mengurangi keraguan peserta. Studi literatur mendukung temuan ini, meskipun tidak sepenuhnya dianggap sebagai temuan penelitian. Tantangan seperti rasa takut terhadap jarum dan mitos mengenai donor darah masih perlu diatasi. Kesimpulannya, sosialisasi yang efektif dapat mengubah donor darah menjadi kebiasaan sehat yang berkelanjutan. Inovasi seperti pendekatan digital interaktif dan testimoni langsung disarankan untuk memperluas jangkauan kampanye.
References
Aba,M.U.N (2024). Donor Darah Sebagai Upaya Bakti Sosial Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Multidisiplin Dan Pemberdayaan Masyarakat, 14-18.
Anonim. (2010). Palang Merah Indonesia. Jakarta: www.wikipedia.com.
Boote, D. N., & Beile, P. (2005). Scholars before researchers: On the centrality of the dissertation literature review in research preparation. Educational Researcher, 34(6), 3-15.
Candra, T. J. (2021). Kegiatan Donor Darah di Kecamatan Jambangan Kota Surabaya Tahun 2018. . Journal of Community Engagement in Health , 4(2), 481–488.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.
Farahdina, S. S. (2016). Donor Darah dan Profil Lipid DONOR DARAH DAN PROFIL LIPID. In J MAJORITY | (Vol. 4).
Gede, I. Y. (2022). RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS ACARA DONOR DARAH BERBASIS MOBILE ANDROID. Jurnal Ilmiah Teknologi dan Komputer, vOL. 3, ISSUE 2.
Gustaman,A. dan Boedisujono. (2013). Kualitas Pelayanan Pendonoran Darah pada Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember. Jember: Universitas Jember.
Handayani, W. dkk. (2020). Buku Ajar Asuhan Keperawatan pada Klien Dengan Gangguan Sistem Hematologi. Jakarta: Salemba Media.
Harsiwi, &. L. (2018). Tinjauan Kegiatan Donor Darah Terhadap Kesehatan di PMI Karanganyar. INFOKES, 52-60.
Kusmara, A. H. (2023). PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU DONOR DARAH PADA PESERTA DIDIK KELAS XII DI PONDOK PESANTREN CONDONG TASIKMALAYA . Journal of Health Research Science, 3(1), 34–43.
Malinti, d. E. (2021). Persepsi Masyarakat Desa Cihanjuang Tentang Donor Darah: Studi Kualitatif. Community of Publishing in Nursing, 6-14.
Marshall, C., & Rossman, G. B. (2011). Designing qualitative research (5th ed.). Sage Publications.
Maulida. (2020). Penggunaan Aplikasi Digital untuk Meningkatkan Partisipasi Donor Darah. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 134-141.
M, Angrosino. (2007). Doing ethnographic and observational research. Sage.
Munandar, H. ((2008). Mengenal Palang Merah Indonesia (PMI) & Badan SAR Nasional (BASARNAS). Jakarta: Erlangga.
Nuraini. (2020). Pemanfaatan Media Sosial dalam Kampanye Donor Darah. Jurnal Komunikasi Digital, 45-56.
Patton, M. Q. (2002). Qualitative research & evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.
PMI (Palang Merah Indonesia). (2020). Data dan laporan kegiatan PMI dalam pemenuhan kebutuhan darah. Palang Merah Indonesia.
Primasari, R. R. (2021). Journal of Community Engagement in Health Kegiatan . Donor Darah di Kecamatan Jambangan Kota Surabaya Tahun 2018., 4(2), 489–494.
Pusat, P. (2009). Pelayanan Penyediaan Darah,antara Fakta dan Kenyataan. Jakarta.
Puspita. (2022). Paparan Konseling Terhadap Pengetahuan Donor Darah Pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Jepara. Jurnal Edunomika, 34-40.
Rahmawati. (2019). Kebutuhan Darah Nasional dan Tantangannya. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 67-75.
Renata Primasari, H. H. (2021). Kegiatan Donor Darah di Kecamatan Jambangan Kota. Journal of Community Engagement in Health, 489-494.
Maulida,S. (2020). Penggunaan Aplikasi Digital untuk Meningkatkan Partisipasi Donor Darah. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 134–141.
Santoso, P. (2022). Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Donor Darah di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 98-105.
Soehardjo. dan Harliani,A. (2019). Rekrotmen Pendonor Darah. Malang: PT. MNC Publishing.
Waruru, L. (2022). Sosialisasi Dasar-Dasar Dukungan Psychological First Aid Pada Organisasi Palang Merah Indonesia Di Kabupaten Nias Utara. Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 32–37. .
Waruwu,R.B. dan Privanezsa,N. (2022). Analisis Kemampuan Pemahaman Mahasiswa Pada Mata Kuliah Statistika di STIKesSanta Elisabeth Medan Tahun 2022. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 318-327.
Wulandari, T. A. (2023). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Tentang Donor Darah Mahasiswa Asrama Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. . Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, 5(1).
World Health Organization (WHO). (2013). Global status report on blood safety and availability. World Health Organization.


