Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di MI Al-Muhajirin Tanah Putih

Penulis

  • Raja Hafisya Yulia Sekolah Tinggi Agama Islam Rokan Bagan Batu Rokan Hilir

DOI:

https://doi.org/10.61456/tjie.v2i2.29

Kata Kunci:

Upaya; Kepala Madrasah; Prestasi Siswa.

Abstrak

Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui, Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Prestasi Siswa  di  MI Al-Muhajirin Tanah Putih. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif melalui pendekatan diskriptif. Sumber data adalah kepala madrasah, waka dan majlis guru. Adapun instrumen pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis diskriptif dengan cara reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Adapun hasil penelitian, Pertama, kepala madrasah dalam bentuk penataan personalia sesuai dengan bidang dan tugasnya masing-masing, menanamkan sifat disiplin kepada seluruh dewan guru, staf dan  siswa, membangun komunikasi dengan guru dan staf untuk membangun kebersamaan untuk mencapai visi, misi dan tujuan madrasah, memberikan motivasi, memberikan penghargaan bagi guru-guru dan siswa yang berprestasi, mengadakan pelatihan dan pendidikan in-service training, menugaskan guru untuk mengikuti pelatihan di luar, menugaskan guru untuk mengikuti Kelompok Kerja Guru  (KKG, mengadakan supervisi/kunjungan kelas, menempatkan guru pada bidang studi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan guru tersebut dan mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan serta tingkat kualifikasinya. Kedua, kepala madrasah adalah dengan menyediakan, melengkapi, dan mengadakan seluruh fasilitas madrasah baik yang berbentuk fisik maupun non fisik, seperti menambah bangunan sekolah menjadi dua tingkat, pembangunan labor dan pembangunan mushalla, menyediakan dan mengadakan tambahan buku perpustakaan serta membantu para guru dalam menyiapkan dan melengkapi alat-alat pengajaran demi tercapainnya tujuan pendidikan dan pengajaran yang telah di tetapkan. Ketiga, kepala madrasah dalam  pembinaan ekstrakurikuler ini adalah dengan memberdayakan semua potensi yang ada di madrasah mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan non akademik, melengkapi seluruh fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan diri tersebut, kemudian membuat tim madrasah dengan jalan membuat sk kepada guru pembimbing dan pendamping yang menjalankan setiap kegiatan ekstra yang ada di madrasah serta mendatangkan pelatih dari luar maupun guru-guru madrasah yang berkompetensi dalam bidangnya, dan melakukan pengawasan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler di akhir semester.

Diterbitkan

2022-07-20

Terbitan

Bagian

Articles