Kesulitan Guru Kelas Dalam Mengembangkan Modul Ajar Di SD Yayasan Pendidikan Nurcahaya Medan
DOI:
https://doi.org/10.61456/tjie.v6i1.297Kata Kunci:
Kesulitan Guru Kelas, Modul Pengajaran, Sekolah DasarAbstrak
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat permasalahan yang dihadapi oleh guru kelas tinggi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan modul ajar. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif diskriptif. Berdasarkan hasil temuan, adapun tantangan guru dalam mengembangkan modul ajar adalah kurangnya pemahaman dalam membaca Capaian Pembelajaran (CP), ketidakmampuan dalam menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) berdasarkan CP yang telah ada, serta kesulitan dalam menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dari TP. implementasi, guru sering kali merasa bingung dalam menentukan media, model pembelajaran, dan asesmen yang tepat, sehingga tidak dapat disesuaikan dengan karakteristik peserta didik yang berbeda-beda sesuai dengan fase perkembangan mereka.
Referensi
A, L. H., & B, S. K. C. (2021). A Study of the instructional decisions and lesson planning strategies of highly effective rural elementary school teachers. Https://Www.Sciencedirect.Com/Journal/Teaching-and-Teacher-Education, 108. http://doi.org///doi.org/10.1016/j.tate.2021.103505
Ali, E. Y. (2025). Analisis Kesulitan Guru dalam Mengembangkan CP , TP , dan ATP pada Modul Ajar di Sekolah Dasar. Ideguru : Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 304–308.
Anjeliani, S., Yanti, L. D., Aisyah, S., Saputra, M. R., Khoirunnisa, K., & Risdalina, R. (2024). Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 294–302. http://doi.org/10.54371/jiepp.v4i2.416
Carter, E., Molina, E., Pushparatnam, A., Rimm-Kaufman, S., Tsapali, M., & Wong, K. K. Y. (2024). Evidence-based teaching: effective teaching practices in primary school classrooms. London Review of Education , 22(1), 1–17. http://doi.org/10.14324/LRE.22.1.08
Daga, A. T. (2021). Makna Merdeka Belajar dan Penguatan Peran Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1075–1090. http://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1279
Elvi, M., Izzati, N., Siregar, N. A. R., Susanti, Liana, M., & Prastowo, A. Y. (2024). PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA SMP/MTs KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENGEMBANGKAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(3), 770–780. http://doi.org/10.38048/jailcb.v5i3.4126
Firmansyah, M., Masrun, M., & Yudha S, I. D. K. (2021). ESENSI PERBEDAAN METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF. Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156-159., 3(2), 156. Retrieved from https://elastisitas.unram.ac.id/index.php/elastisitas/article/view/46
Hana Triana, P. G. Y. D. H. (2023). Pengembangan Modul Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Interdisipliner Di Kelas Bawah Sekolah Dasar Pada Kurikulum Merdeka Hana Triana1 Prima Gusti Yanti 2 Dina Hervita 3 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), Vol 9(No 1), 504–514. http://doi.org/10.58258/jime.v9i1.4644/http
Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi kurikulum merdeka belajar dengan model pembelajaran abad 21 dalam perkembangan era society 5.0[The relevance of the independent learning curriculum to the 21st century learning model in the development of the society 5.0 era]. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011–3024.
Indarti, A. (2023). Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka Dengan Menggunakan Metode Forum Group Discussion Smp Negeri 3 Cawas Kabupaten Klaten Di Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 2(1), 93–107.
Kriyantono, R. (2022). Teknik Praktis Riset Komunikasi KUANTITATIF dan KUALITATIF. (N. Lintang, Ed.) (Edisi Kese). Kencana. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=gI9ADwAAQBAJ&lpg=PP1&hl=id&pg=PP1#v=onepage&q&f=false
Lubis, S., & Sumiatun. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). TA’DIBAN: Journal of Islamic Education, 4(2), 49–56. http://doi.org/10.61456/tjie.v4i2.152
Maulida, U. (2022). Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Tarbawi : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 5(2), 130–138. http://doi.org/10.51476/tarbawi.v5i2.392
Mendikbudristek. (2024). salinan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Jdih, 72. Retrieved from https://jdih.kemdikbud.go.id/detail_peraturan?main=3380#:~:text=Peraturan Menteri-,Peraturan Menteri Pendidikan%2C Kebudayaan%2C Riset%2C dan Teknologi Nomor 12,Dasar%2C dan Jenjang Pendidikan Menengah&text=Biro Hukum.,Kebudayaan%2C Riset%2C dan Teknologi
Nirmala, S. U., Agustina, A., Robiah, S., & Ningsi, A. (2023). Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 182–187. http://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.746
Nurhayati, N., Mustaqimah, N., Usman, N. F., & Munawwarah, M. (2024). Analisis Pemahaman Calon Guru IPA dalam Menyususun Modul Ajar (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada Kurikulum Merdeka. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 1135–1140. http://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.736
Nuryanti, N. E., Mulyana, E. H., & Loita, A. (2023). Analisis kesulitan guru dalam pengembangan modul ajar. Jurnal Paud Agapedia, 7(2), 176–183.
Pendidikan, J., Perkhasa, D., Ceda, K. A., & Purnomo, H. (2024). KESULITAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ( MODUL AJAR ) KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Pendahuluan Pendidikan satu faktor terpenting kemajuan salah dalam sebuah menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha manusia , 10(April).
Rismawanda, H., & Mustika, D. (2024). Kemampuan Guru dalam Menyusun Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 32–42. http://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.575
Salsabilla, I. izzah. (2023). Analisis Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Literasi Dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33–41.
Sugiono. (2024). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tapung, M. (2025). Evaluating the Key Success Factors of “Merdeka” Curriculum: Evidence from East Nusa Tenggara, Indonesia. Journal of Curriculum and Teaching, 14(2), 88–97. http://doi.org/10.5430/jct.v14n2p88
Taufiq, Andang, & Imansyah, M. N. (2023). ANALISIS KESULITAN GURU DALAM MENYUSUN MODUL AJAR BERBASIS Kurikulum Merdeka : : Pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar . Guru diharuskan memiliki keterampilan untuk menyusun modu. Jurnal Pendidikan Dan Media Pembelajaran (JUNDKIMA), 02(03), 48–54.
Triasmani, A., Tj, H. W., & Andriono, T. (2024). Penggunaan Metode Mentoring dan Coaching Model TIRTa untuk Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Modul Ajar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 629–635. http://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.783
Wafiroh, H., & Fajrin, N. D. (2024). Analisis kesulitan guru dalam mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka di SDN Banyuajuh 2. Jurnal Media Akademik, 2(2), 1–13.
Zhang, H., Yang, J., & Liu, Z. (2024). Effect of teachers’ teaching strategies on students’ learning engagement: moderated mediation model. Frontiers in Psychology, 15. http://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1475048


