Building Resilience In Bullying Victims Through Guidance And Counseling Services: A Case Study At SMPN 23 Tangerang

Penulis

  • Ahmad Suja’i Institut Binamadani Indonesia
  • Riesta Gita Cahyani Institut Binamadani Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61456/tjie.v6i2.374

Kata Kunci:

Bullying, Guidance and Counseling Services, Resilience

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku perundungan, keadaan harga diri korban, dan dampak perilaku perundungan, serta bagaimana guru bimbingan dan konseling membentuk ketahanan pada korban perundungan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus. Subjek penelitian adalah dua guru, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), dan empat siswa. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku perundungan di sekolah memiliki dampak negatif, terutama pada korban yang memiliki harga diri rendah dan menengah. Korban perundungan merasa takut, trauma, malas pergi ke sekolah, merasa malu di hadapan teman, dan ingin meninggalkan dunia ini. Dampak negatif yang muncul dapat diatasi oleh guru bimbingan dan konseling melalui upaya untuk menumbuhkan ketahanan diri. Kesimpulan: guru dan orang tua memiliki tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan siswa yang menjadi korban perundungan dari tekanan fisik, emosional, dan mental. Terutama, guru bimbingan dan konseling memiliki peran besar dalam menciptakan kehidupan sekolah yang ramah, toleran, dan saling menghormati di antara siswa.

 

Kata kunci: Guru Bimbingan dan Konseling, Ketahanan Diri, Harga Diri, Korban Perundungan

 

Referensi

Alvina, S. & Dewi, F.I.R. (2017). Pengaruh Harga Diri Dan Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Mahasiswa Dengan Pengalaman Bullying Di Perguruan Tinggi. Psibernetika, 9 (2). https://doi.org/10.30813/psi bernetika.v9i2.472.

Andriyani, H, Idrus, I.I. & Suhaeb, F.W. (2024). Fenomena Perilaku Bullying di Lingkungan Pendidikan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9 (2): 1298–1303.https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2176

ANK. (2024). Interview with Student.

Annisah, R.& Candrasari, Y. (2022). Perilaku Cyberbullying Di Instagram. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5 (1): 1–12. https://doi.org/10.23969/ linimasa.v5i1.4291

Arifin, M.Z. (2022). Penyembuhan Masalah Spiritual Pasien Di Rumah Sakit Melalui Pendekatan Komunikasi Spiritual Terapeutik Berbasis Al-Qur’an. AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6 (2): 925. https://doi.org/ 10.29240/alquds.v6i2.4248

Arya, L., & Syanti, W. R. (2022). Keberfungsian Keluarga, Kebahagiaan Di Sekolah, Self-Esteem Dengan Bullying: A Correlation Study Among Adolescent. Jurnal Ilmu Perilaku, 5(2), 193–207. https://doi.org/10.25077/ jip.5.2. 193-207.2021

Arya, L. (2018). Melawan Bullying Menggagas Kurikulum Anti Bullying Di Sekolah. Mojokerto: CV. Sepilar Publishing House.

Cyndi, I. N. (2024). The Relationship Between Self-Esteem and Resilience in Children Who Are Victims of Bullying. Acta Psychologia, 3(3), 132–139. https://doi.org/10.35335/ psycho logia.v3i3.67

Thornberg, R., & Delby, H. (2019). How do secondary school students explain bullying? Educational Research, 61(2), 142–160. https://doi.org/10.1080/ 00131881.2019.1600376

Denanda, N. P., & Rismaningtyas, F. (2021). Praktik Sosial Cyber Bullying Dalam Jaringan. Jurnal Analisa Sosiologi, 10. https://doi.org/ 10.20961/jas.v10 i0.47641

Dwike, N.K., et al. (2022). Hubungan Antara Self-esteem Dengan Social Anxiety Pada Remaja Berstatus Sosial Ekonomi Rendah. Psyche 165 Journal, 15 (2): 68–73. https://doi.org/10.35134/ jpsy16 5.v15i2.152.

Eldessa, V.R. (2018). Hubungan Bullying Dengan Konsep Diri Remaja Di Smp Negeri 5 Garut Tahun 2017. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 9 (2): 66–74. https://doi.org/ 10.34305/jikbh.v9i2.70

Ervon, V, dkk. (2023). Model Intervensi Modivikasi Perilaku Self-esteem (MIMSE) Dalam Menurunkan Perilaku Berisiko Pada Kesehatan Remaja. Banyumas: Penerbit PT. Pena Persada Kerta Utama.

Fajariyah, L. (2021). Interpretasi Ayat-Ayat Resiliensi Dan Signifikasinya Dalam Kehidupan Sosial. International Conference on Islamic Studies, 5: 273–86. https:// doi.org/10.19105/iconis.v5i1.83.

Farzana, P, Maqbool, S.&Khan, S.M. (2016). Optimism as Predictor of Psychological Well Being among Adolescents. International Journal of Indian Psychology, 3 (4). https://doi.org/10.25215/0304.1 54.

Febrinabila, Rizki & Listiyandini, R. (2016). Hubungan Self Compassion Dengan Resiliensi. Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia. 1 (1): 19–28.

Harmaini. (2020). Pikiran Positif Ala Nabi Ayyub As. Proyeksi,15 (1): 1–13. DOI: https://dx.doi.org/10.30659/ jp.15.1.22-34

Hartati, N., & Rahmandani, A. (2022). Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Resiliensi Pada Mahasiswa Perantau Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 11(4), 251-159. https://doi.org/10.14710/ empati.0.36470

Hasan, M.A.K. (2022). Ajaran Resiliensi Dalam Al- Qur’an Surat Yusuf Untuk Menghadapi Pandemi Covid-19. AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6 (1): 23. DOI:10.29240/alquds.v6i1.3262

Hasmarlin, H. & Hirmaningsih. (2019). Self- Compassion Dan Regulasi Emosi Pada Remaja. Jurnal Psikologi, 15 (2): 148. http://dx.doi.org/ 10.24014/jp.v15i2.7740

KA. (2024). Interview with PIK-R Secretary.

Lestari, W.S. (2016). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Bullying Di Kalangan Peserta Didik (Studi Kasus Pada Siswa Smpn 2 Kota Tangerang Selatan). 3 (2): 147–57. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33376

Lutfi, A., Syanti, W.R. (2021). Bullying Pada Remaja: Pentingkah Keberfungsian Keluarga, Kebahagiaan Di Sekolah, Dan Self-Esteem?. Jurnal Ilmu Perilaku, 5 (2): 193–207. DOI:https://doi.org/ 10.25077/ji p.5.2.193-207. 2021

Mayasari, R. (2014). Religiusitas Islam Dan Kebahagiaan (Sebuah Telaah Dengan Perspektif Psikologi). Al-Munzir, 7 (2): 81–100. https://doi.org/10.31332/ am.v7i2.281

Mr DR. (2024). Interview with Guidance Counseling Teacher.

Mrs A. (2024). Interview with Guidance Counseling Teacher.

Muhammad, H, Dwatra, F. D., Rinaldi, & Susanti, R. E. (2023). Kontribusi Self-Esteem Terhadap Resiliensi Pada Remaja Korban Bullying Di Kota Batusangkar. Causalita: Journal of Psychology, 1(3), 68–77. https://doi.org/10.62260/causali ta.v1i3.37

N. 2024. Interview with Student.

Nyiagani, P.W, & Kristinawati, W. (2021). Kecerdasan Emosi Dengan Resiliensi Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Remaja Di Panti Asuhan. PHILANTHROPY: Journal of Psychology. 5 (2): 295. https://doi.org/10.26623/philanth ropy.v5i2.4446.

Rachmayanti, A., & Candrasari, Y. (2022). Perilaku Cyberbullying Di Instagram: Perilaku Cyberbullying Di INSTAGRAM. Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.23969/ linima sa.v5i1.4291

Rahmanisa, R, et.al. (2021). Strategy To Develop Individual Resilience In The Middle Of The Covid-19 Pandemic Using Islamic Art Therapy. Journal of Contemporary Islamic Counselling, 1 (1): 45–46. DOI: https://doi.org/10.59027/jcic.v1i1.60.

Ratnasari, S., & Suleeman, J. (2017). Perbedaan Regulasi Emosi Perempuan dan Laki-Laki di Perguruan Tinggi. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1). https://doi.org/10.7454/jps.2017.4

Rizani,K Novi, Mugiarso, H. & Kurniawan. (2018). Layanan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory And Application, 7 (2): 46–53. DOI: 10.15294/ijgc. v7i2.19843

Rizka R.S.T, & Handayani, M.M. (2014). Resilience Pada Remaja Korban Bullying.Jurnal Psikologi Kepribadian Dan Sosial, 3 (1): 115–22. https://doi.org/10.20885/psikologia.vol22.iss2.art4.

Saaduddin, Sujadi, Eko, Sasferi, N. & Jumiarti, D. (2023). The Effect of Self-Esteem on Resilience among Victims of Bullying: Does Gender Play a Role?. 6 (1): 1–13. DOI: http://dx.doi.org/10.24014/egcdj.v6i1.22025

Safaria, T, & Rizal. I. (2019). Extraversion, Secure Attachment, Dan Perilaku Cyberbullying. Jurnal Psikologi Sosial, 17 (02): 96–103. https:// doi.org/10.7454/jps.2019.13.

Saniya. (2019). Dampak Perilaku Bullying Terhadap Harga Diri (Self-esteem) Remaja Di Pekanbaru. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 3(1): 14. DOI: https://doi.org/ 10.36341/jka.v3i1.767

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tri, A.I, Ahkam, M.A, & Halima, A. (2023). Pengaruh Harga Diri Terhadap Korban Perlakuan Bullying Pada Remaja Di Sekolah X. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(5), 826–834.

DOI: 10.56799/peshum.v2i5.2198

Wahyuni, E. & Wulandari. (2021). Resiliensi Remaja Dan ImplikasinyaTerhadap Kebutuhan Pengembangan Buku Bantuan Diri. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 10 (1): 79–88. https://doi.org/10.21009/INSIGHT.101.10

YK. 2024. Interview with Student.

Yuliani, S., Widianti, E. & Sari, S.P. (2018). Resiliensi Remaja Dalam Menghadapi Perilaku Bullying. Jurnal Keperawatan BSI, 6 (1): 77–86. DOI: https://doi.org/10.31311/.v6i1.3756

Zamzanah, Rasimin, & Yusra, A. (2023). Upaya Meningkatkan Self- Esteem (Harga Diri) Pada Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Di SMP N 19 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7 (1): 2178–84.DOI: https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.5540

ZF. 2024. Interview with Student.

Diterbitkan

2026-06-25

Terbitan

Bagian

Articles